Menoreh Jejak

Just go to someplaces, and you’ll be more believe that Allah is The Great Creator and The Best Designer of This World.
Recent Tweets @niketriendah
Posts I Like

Wahai Hawa,
Kenapa engkau tak menghargai nikmat Iman dan Islam itu?
kenapa engkau harus kaku dalam mentaati ajaran-Nya?
kenapa masih segan mengamalkan isi kandungan kitab suci dari-Nya?
dan kenapa masih ragu dalam mematuhi perintah-Nya?
Kenapa wahai Hawa?

Wahai Hawa, sadarlah…
Tangan yang mengguncang buaian, bisa mengguncang dunia.
Sadarlah wahai Hawa,
Kau bisa mengguncang dunia dengan melahirkan manusia yang hebat. Yakni yang Shalih dan Salihah.
Kau bisa menggetarkan dunia dengan menjadi istri yang taat serta mendorong dan mendukung pada suami yang sejati dalam menegakkan Islam di muka bumi.
Sadarlah wahai Hawa!

Tapi Hawa, jangan sesekali kau coba mengguncang keimanan lelaki dengan lembut tuturmu, dengan ayu wajahmh, dengan lekuk tubuhmu.
Jangan ku menghentakkan kakimu untuk menandakan kehadiranmu.
Jangan Hawa,
Jangan sesekali coba menarik perhatian kaum Adam yang bukan suamimu.
Karena aku khawatir ia akan mengundang kemurkaan dan kebencian Allah.
Aku mohon, jangan Hawa…

Karena hal itu bisa memberi kebahagiaan pada syaithan.
Karena wanita adalah jala syaithan,
Alat yang diekploitasikan oleh syaithan dalam menyesatkan kaum Adam.
Hawa,
Andai engkau masih remaja,
Jadilah anak yang Shalihah untuk kedua orangtuamu.
Andai engkau sudah bersuami,
Jadilah istri yang meringankan beban suamimu.
Andaikan engkau seorang ibu,
Didiklah anak-anakmu sehingga tak gentar memperjuangkan Ad-din Allah.

Hawa,
Andai kau belum menikah jangan kau risau akan jodohmu.
Ingatlah janji Tuhan kita.
Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik.
Jangan menggadaikan kehormatanmu hanya semata mata karena seorang lelaki.
Jangan memakai pakaian yang menampakkan lekuk tubuhmu hanya untuk menarik perhatian dan memikat kaum Adam.
Karena kau bukan memancing hatinya, tapi merangsang nafsunya.

Wahai Hawa,
Jangan sesekali kau mulai pertemuan dengan lelaki yang bukan mahram.
Karena aku khawatir dari mata turun ke hati,
Dari senyuman membawa ke salam.
Dari salam cenderung kepada pertemuan,
Dan dari pertemuan khawatir muncul kejahatan nafsu yang menguasai diri.

Hawa,
Lelaki yang baik tidak melihat paras rupa.
Lelaki yang shalih tidak memilih wanita karena fisiknya.
lelaki yang wara’ tidak menilai wanita melalui keayuannya, kemanjaannya serta kemampuannya menggoncang iman mereka.

Tetapi Hawa,
Lelaki yang baik akan menilai wanita melalui akhlaknya, pribadinya dan Ad-dinnya.
Lelaki yang shalih tidak menginginkan sebuah pertemuan dengan wanita yang bukan mahramnya karena ia takut memberi kesempatan pada syaithan untuk menggodanya.
Lelaki yang wara’ juga tidak mau bermain cinta sebab ia tahu apa hubungan yang sesungguhnya antara lelaki dan wanita adalah pernikahan.

Oleh karena itu, Hawa.
Jagalah pandanganmu,
Jagalah pakaianmu,
Jagalah akhlakmu,
Kuatkan pendirianmu.

Andaikan ditakdirkan tiada cinta dari Adam untukmu,
Cukuplah hanya cinta Allah menyinari dan memenuhi jiwamu.
Biarlah hanya cinta ibu dan bapakmu yang memberi kehangatan kebahagiaan untukmu.
Cukuplah sekadar cinta dari kakak dan adikmu serta keluarga yang akan membahagiakan dirimu.

Hawa,
Cintailah Allah dikala susah dan senang karena kau akan memperoleh cinta dari insan yang juga mencintai Allah.
Cintailah ibu bapakmu karena kau akan memperoleh keridhoan Allah.
Cintailah keluargamu karena tiada cinta selain cinta keluarga.

Hawa,
Pesanku yang terakhir,
Biarlah tangan yang mengguncang buaian ini dapat mengguncang dunia dalam mencapai keridhoan Ilahi.
Jangan sesekaki,
Tangan ini juga yang mengguncang keimanan kaum Adam.

"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah Wanita Shalihah." (HR. Muslim)

Pada saat menjalani kehidupan kita masing-masing. Mungkin kita pernah berselisih dengan seseorang. Pernah menyimpan kekesalan dan kekecewaan. Pernah merasa dikhianati atau ditinggalkan tanpa alasan. Pernah dibohongi bahkan mungkin dijauhi. Hingga hubungan kita dengan orang tersebut sempat hilang…

Taqobbalallahu minna wa minkum :)

Selamat Idul Fitri 1435H

tumbr1:

Malam ini juga masih terasa istimewa :) Dapat tausiyah lgsg dari Ustadz sekaligus Major of Bandung, Mr @ridwankamil #alhamdulillah

Ini nasihat sekaligus curhat beliau:

Bandung itu dianugerahi cuaca nyaman oleh Allah, sehingga orang2nya cenderung:
- hobi ngumpul aka silaturahim
- tenang berfikir (alhamdulillah banyak orang pintar)
- Kreatif (ada aja yg nyentrik & bikin sesuatu)
- romantis (banyak band)

Karena nikmat itu, kita harus Rajin bersyukur atas nikmat hidup & kelebihan kota Bandung.

Nikmat yang sering kita lupakan:
Nikmat umur & Nikmat sehat
Coba kalo Allah tarik, tak berdayalah kita.

Perilaku sesorang tidak selalu berbanding lurus dgn tingkat pendidikan. Pola pikir lah yang utama. #mindset

Kesalihan sosial indonesia masih jauh tertinggal dibanding negara2 non muslim. Masih bnyak yang kontradiktif. Bnyak berbondong2 ingin dekat dgn Allah, tapi mengabaikan lingkungan sosialnya. Ini yg perlu diluruskan.

Kita harusnya bisa Tertib, rapih, taat aturan, krna Islam mengajarkan hal itu.

Kelebihan Bandung dijagokan saat forum walikota dunia ada pada poin ‘Ukhuwah Islamiyah’ bentuknya gotong royong, Biopori merupakan salah satu contohnya, walau belum berhasil tp antusiasnya luar biasa.

Masjid harus jadi pusat peradaban kembali. Dari masjid hadir Gerakan kemasyarakatan yg juga mendukung Good governance.

Kota bahagia adalah kota yg masyarakatnya senantiasa bersyukur & produktif..
Itulah warga2 kota yang beruntung :)

Falam membangun akan banyak terpaan & itu ujian. Smua krna kehendak Allah. Kita harus berusaha bersama2.
Itu Tidak mudah tapi kita Tidak boleh menyerah :)

—-
Bandung, 25 Juli 2014
Masjid Istiqamah

*disadur dgn bahasa ala penulis sendiri* at Masjid Istiqamah – View on Path.

Semoga suatu saat nanti, Jakarta punya Gubernur macem Kang Emil ini :’)

(via faishalanshary)

banumuhammad:

Israel? – View on Path.

(via faishalanshary)

sarahdewiyanti:

alvinareana:

Kata Ust. Salim A. Fillah ; perlu ada jeda untuk mencipta makna.

Begitu juga cinta. Perlu ada jarak untuk saling merasa.

Cinta perlu bertemu, sesekali. Karena manusia diberi rasa bosan, jenuh dan sejenisnya. Maka pupuklah rasa itu dengan pertemuan.

Cinta perlu bertemu, sesekali saja. Karena manusia diberi keterbatasan untuk saling memahami satu dengan lainnya. Maka carilah berita dengan menemuinya.

Sesekali saja, untuk menguatkan lagi apa yang ada dalam perasaanmu.

Maka dari itu, bertemu lah dengan ia yang meneduhkan pandanganmu, memahami pasang-surutmu, mengerti kekuranganmu, yang menjaga semangatmu, menentramkan hatimu. Temuilah, dengan begitu cinta bersemi.

Dan janganlah kamu lupa, temuilah sang Pemilik Cinta tak hanya sesekali namun berkali-kali :)

— Ngawi, 26 Juli 2014. Alvin Tio Deghi Areana

eehhmm… :)

(via viviaramie)

bacaan untuk liburan :D

sikapi segalanya dengan sederhana. Dengan syukur dan sabar. Maka hati akan senantiasa lapang. Menang tak menjadikan jumawa. Kalah tak membuat gelap mata.
edisi hasil Pilpres
  • *nonton hafiz Qur'an di tv*
  • Mama: semoga nanti cucu-cucu mama hafal qur'an :')
  • Saya: aamiin :')
  • dan semoga kelak aku melahirkan para hafizh/hafizhoh.. Allahumma Aamiin...